Senin, 19 Desember 2011

Introduction Networking

Networking

Networking merupakan system yang menghubungkan sebuah jaringan kompoter dengan jaringan computer yang lainnya. Dalam perancangan pembangunannya jaringan computer dibutuhkan adanya topology jaringan. Berdasarkan range atau cakupan wilayah jaringan dibedakan menjadi tiga yaitu LAN, MAN dan WAN.
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah computer yang saling terhubung dalam suatu wilayah yang tidak terlalu luas, seperti dalam sebuah kantor atau warnet. LAN memiliki dua buah tipe yakni jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Dalam jaringan Peer to Peer computer yang terhubung sama-sama bertindak sebagi client maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, sebuah computer berperan sebagai server sedangkan computer yang lainnya sebagi client.
Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan computer gabungan dari LAN yang mencakup wilayah luas dan kecepatan transfer data tinggi. Penggunaan jaringan MAN biasanya diimplementasikan pada kantor, kampus, perusahaan dalam suatu kota.
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan computer yang digunakan untuk menghubungkan wilayah yang sangat luas seperti menghubungkan antar kota, antar provinsi maupun antar pulau.


TCP/IP

Transmission Control Protokol/Internet Protokol (TCP/IP) adalah protocol yang bertugas mengatur proses komunikasi data dan memungkinkan computer berbagai jenis, berbeda vendor dan berbeda system operasi dapat berkomunikasi dan tukar menukar data dengan baik. TCP/IP dikembangkan pertama kali pada akhir tahun 1960 oleh DARPA (Defense Advance Reseach Project Agency) yaitu lembaga riset Departemen Pertahanan Amerika dan dilanjutkan oleh ARPANET pada tahun 1972 sebagai protocol standart penghubung komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas seperti WAN.
TCP/IP terdiri dari sekumpulan protocol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dalam komunikasi data dan didesain untuk dapat berfungsi pada jaringan LAN maupun WAN. Dengan pembagian tugas tersebut TCP/IP menjadi protocol komunikasi data yang fleksibel sehingga dapat diterapkan di setiap jenis computer . Protokol TCP/IP dimodelkan dalam empat lapisan/layer yaitu:
  1. Application Layer, merupakan layer program aplikasi yang bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Beberapa diantaranya adalah: Telnet, FTP (File Transfer Protocol), SMTP (Simple Mail Transport Protocol), SNMP (Simple Network Management Protocol), HTTP (Hypertext Tranfer Protocol).
  2. Transport Layer berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast dan connectionless. Pada layer ini terdiri atas dua protocol yaitu: TCP (Transport Control Protocol) dan UDP (user Datagram Protocol).
  3. Internet Layer, berfungsi untuk melakuakn pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket data jaringan menjadi pake IP serta menangani pergerakan paket data dalam jaringan dari computer pengirim ke computer tujuan. Protokol yang bekerja pada layer ini adalah: IP (Internet Protocol), ICMP (Internet Control Message Protocol) dan IGMP(Internet Group Management Protocol).
  4. Network Interface Layer, merupakan layer paling bawah yang bertangung jawab mengirim dan menerima data dari dan ke media fisik.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar